Indra Sjafri Tak Jamin Skuat Juara Piala AFF U-22 Langsung Masuk Timnas U-23

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri tak menjamin 23 pemain yang membawa timnas U-22 juara Piala AFF U-22 2019, pasti masuk skuat untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Saat ini Indra Sjafri memanggil 30 pemain untuk pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23, yang dimulai Senin (4/3/2019) di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta.

Indra menilai kedatangan tujuh pemain baru akan membuat tim semakin kompetitif. Selain itu, Indra melihat adanya kebutuhan posisi yang harus diisi.


“Ini kan 30 pemain dan boleh dibawa 23 pemain. Tidak jamin juga pemain yang di AFF nanti bakal dibawa,” ujar Indra kepada pewarta usai latihan perdana.

“Pemain yang AFF tidak jamin kualitas dia. Pemanggilan tujuh pemain ini tentu agar mereka semakin kompetitif. Kedua, saya juga melihat ada beberapa posisi yang harus kita cari juga,” katanya.

Namun, tidak semua tujuh pemain baru itu hadir. Ada tiga pemain yang berkarier di luar negeri seperti Ezra Walian (RKC Waalwijk, Belanda), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk, Polandia), dan Saddil Ramdani (Pahang FA, Malaysia).

Sedangkan empat pemain baru seperti Mahir Radja (Bhayangkara FC), TM Ichsan (Bhayangkara FC), Kadek Raditya (Madura United), Feby Eka Putra (Bali United) sudah mulai ikut berlatih dengan tim.

Akan tetapi Indra menjami Egy dan Saddil akan bergabung dengan Timnas Indonesia. Sedangkan Ezra masih harus menunggu konfirmasi RKC. “Dua sudah pasti (Egy dan Saddil). Kalau Ezra masih menunggu,” kata Indra.

Jebolan Liga Spanyol Ini Bangga Dipanggil TC Timnas Indonesia U-23

Mahir Radja Djamaoedin menjadi pemain baru yang dipanggil dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23, di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, yang dimulai Senin (4/3/2019).

TC kali ini menjadi yang pertama bagi Mahir merasakan sentuhan Indra Sjafri. Sebelumnya ia pernah masuk TC Timnas Indonesia U-15 sebelum PSSI dibekukan tahun 2015.


“Ini pertama kali saya berlatih di bawah arahan pelatih Indra Sjafri. Kalau sebelumnya kan sama coach Fakhri (timnas U-15 tahun 2015) sebelum dibekukan,” ujar Mahir Radja yang membela Bhayangkara FC itu selepas latihan.

Pemain yang pernah membela klub Spanyol, Deportivo Castellon itu pun mengungkapkan gaya melatih Indra Sjafri. Ia senang dengan pendekatan pelatih asal Sumatera Barat itu.

“Enak metodelnya. Maksudnya ke pemain juga dekat. Dia bantu kita sebagai pemain. Terpenting saya kasih yang terbaik dan biar pelatih yang atur,” katanya.

“Ada rasa bangga bisa dipanggil bela negara, walau saya di sini harus mengikuti ritme mereka (pemain lain),” imbuhnya.

Alami Keletihan, Marinus Latihan Terpisah pada TC Perdana Timnas U-23

Penyerang Timnas Indonesia U-23, Marinus Wanewar harus berlatih terpisah pada pemusatan latihan (TC) perdana di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Marinus yang sempat melakukan pemanasan dengan rekan-rekannya, harus menepi saat sesi small game. Dokter tim, Syarif Alwi pun mengatakan tidak ada yang harus dikhawatirkan.

Baca Juga :


“Tidak apa-apa. Marinus hanya kelelahan saja dia. Kan perjalanan cukup jauh dari Papua,” kata dokter yang akrab disapa dengan Papi itu selepas latihan.

Marinus bergabung dalam 26 pemain yang hadir di pemusatan latihan. Sebelulnya Indra Sjafri sudah memanggil 30 pemain dan tiga diantaranya belum bisa hadir yakni Ezra Walian (RKC Waalwijk), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), dan Saddil Ramdani (Pahang FA).

Sementara itu, empat muka anyar yang dipanggil pelatih Indra Sjafri yakni TM Ichsan (Bhayangkara FC), Mahir Radja (Bhayangakara FC), Kadek Raditya (Madura United), dan Feby Eka Putra (Bali United) sudah mulai berlatih dan menjalani instruksi dari tim pelatih.

Pemusatan latihan Timnas U-23 kali ini merupakan persiapan akhir sebelum berangkat ke kualifikasi Piala Asia U-23 pada akhir bulan ini. Skuat Garuda dibebankan target tinggi yakni lolos ke babak utama yang berlangsung tahun depan di Thailand.